MA Al-Ahliyah Pertahankan Predikat Akreditasi A


Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah raih predikat Terkreditasi A (Unggul) dengan nilai 92 sesuai Keputusan Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah (BAN-SM) Nomor 999/BAN-SM/SK/2021 tertanggal 18 Oktober 2021. Predikat tersebut merupakan hasil penilaian akreditasi yang dilaksanakan pada 6-7 September 2021 lalu tim asesor secara virtual.

Kepala MA Al-Ahliyah, Nur Firdaos, S.Pd.I menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh jajaran baik tenaga pendidik (guru) maupun tenaga kependidikan yang selama ini telah bekerja keras dalam memberikan layanan pendidikan untuk masyarakat, khususnya para siswa dan orang tua dengan tanpa lelah dan penuh semangat.

Baca Juga: Tim Satgas Covid-19 Monitoring Persiapan PTM Terbatas di Al-Ahliyah

Menurutnya, keberhasilan MA Al-Ahliyah mempertahankan predikat A merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak terkait yang senantiasa terus menjaga dan meningkatkan mutu layanan pendidikan di lembaga yang dipimpinnya.

"Terimakasih kepada seluruh jajaran dewan guru, staf tata usaha, terutama tim yang telah mempersiapkan seluruh kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dalam kegiatan penilaian akreditasi lalu," kata Nur Firdaos, Kamis (21/10/2021).


Ditegaskan, predikat A yang diraih tidak serta merta membuktikan mutu dan manajerial di MA Al-Ahliyah telah sempurna. Sebaliknya, hasil tersebut harus direspon dengan cara terus meningkatkan mutu dan manajerial lembaga, khususnya dalam proses pembelajaran dan pengelolaan sarana prasarana.

Sehingga di tahun-tahun mendatang, baik mutu lulusan maupun kualitas kegiatan belajar mengajar dengan dukungan sarana dan prasarana yang semakin baik di MA Al-Ahliyah terus meningkat. Sehingga pada saatnya penilaian akreditasi di 5 (lima) tahun mendatang, terlihat ada peningkatan yang signifikan secara kualitas.

Baca Juga: Al-Ahliyah Laksanakan Vaksin Covid-19 untuk Para Siswa

"Bukan hanya mencari nilai yang baik atau mempertahankan predikat A semata. Dari proses akreditasi juga kita banyak belajar untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang masih ada, agar layanan pendidikan secara mutu dan manajerial di MA Al-Ahliyah semakin baik," kata Nur Firdaos.

Tim Satgas Covid-19 Monitoring Persiapan PTM Terbatas di Al-Ahliyah


Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ahliyah, A. Hidayaturrahman, S.Pd.I dan Wakil Kepala Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah Bidang Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, M. Abduh Al-Fahmi menerima kunjungan Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Kota Baru, Sabtu (9/10/2021).

Kedatangan Tim Satgas yang dipimpin langsung oleh Camat Kota Baru, Dedi Setiadi, bertujuan untuk melaksanakan monitoring persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang akan segera dilakukan oleh MTs dan MA Al-Ahliyah.

Baca Juga: Al-Ahliyah Laksanakan Vaksin Covid-19 untuk Para Siswa

Pada kesempatan tersebut, Tim Satgas mengecek sejumlah persiapan di antaranya kelayakan dan ketersediaan tempat cuci tangan di sejumlah titik, alat pengecek suhu tubuh (thermometer dan thermogun), ruang kelas, toilet siswa, dan area sirkulasi.


"Alhamdulillah tadi kita juga sudah melihat simulasi pembelajaran dalam kelas dengan menggunakan sistem sesi dan jarak duduk antar siswa. Pada prinsipnya semua sudah sesuai prosedur, standar kelayakan minimumnya sudah terpenuhi, sehingga bisa melaksanakan PTM terbatas mulai minggu depan," ujar Dedi Setiadi.

Sementara itu, Kepala MTs Al-Ahliyah menyampaikan rasa terimakasihnya atas kedatangan Tim Satgas untuk melakukan monitoring persiapan PTM terbatas. Dia berharap seluruh persiapan dan simulasi yang telah dilakukan, dapat membantu memperlancar pelaksanaan PTM terbatas nantinya.

Baca Juga: MA Al-Ahliyah Ikuti Penilaian Akreditasi Secara Virtual

"Insya Allah kami mulai melaksanakan PTM terbatas minggu depan dengan sistem sesi atau sift yang telah diatur jadwalnya oleh bidang kurikulum. Kami juga sudah membentuk Tim Satgas di internal sekolah untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di lingkungan madrasah berjalan dengan baik," kata A. Hidayaturrahman.


Al-Ahliyah Laksanakan Vaksin Covid-19 untuk Para Siswa

Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah (YAPISA) terpilih menjadi salah satu lembaga tempat dilangsungkannya kegiatan launching Vaksinasi Anak Usia 12, bersama SMKN 1 Karawang, SMPN 5 Karawang, SMPN 1 Tempuran, SMPN 6 Karawang, SMPN 2 Cikampek, SMPN 4 Karawang, dan SMPN 1 Kotabaru.

Kegiatan launching perdana vaksin yang diperuntukkan bagi siswa-siswi ini dilaksanakan secara serentak di beberapa sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang. Kegiatan berlangsung pada 27 September 2021, dimulai pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB. 

Baca Juga: MA Al-Ahliyah Ikuti Penilaian Akreditasi Secara Virtual

"Percepatan vaksinasi Covid-19 yang terus digencarkan oleh pemerintah pusat hingga daerah, termasuk di Kabupaten Karawang. Bertujuan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity," ujar Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutan secara virtual saat membuka acara.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang telah membuka program vaksinasi untuk siswa-siswi SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MTS. Jenis vaksin yang akan diberikan yaitu Sinovac dengan dosis 1 dan 2.

"Vaksinasi ini memiliki sasaran khusus yaitu bagi anak usia 12 tahun ke atas. Para peserta yang akan melakukan vaksinasi sudah berusia 12 tahun dan dalam kondisi sehat. Kemudian lolos skrining sebelum divaksin," kata Ibu Bupati. 

Baca Juga: Gandeng Balai Latihan Kerja untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan, MA Al-Ahliyah Gelar Program Pelatihan Keterampilan

Adapun persyaratan yang harus dibawa saat melakukan vaksinasi, diantaranya fotokopi KTP bagi usia 12 tahun ke atas, fotokopi kartu keluarga, dan membawa alat tulis masing-masing.

"Alhamdulillah kami mendapat kuota untuk bisa melaksanakan vaksin di sekolah, sehingga baik siswa secara khusus, maupun keluarga dari para guru yang belum melaksanakan vaksin bisa ikut program ini," kata Kepala Tata Usaha MTs Al-Ahliyah, Cepi Sungkawa, S.Sos.I., S.Pd.I.

MA Al-Ahliyah Ikuti Penilaian Akreditasi Secara Virtual


Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah mengikuti penilaian akreditasi yang diselenggarakan secara virtual (online/daring) oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) Provinsi Jawa Barat, 6-7 September 2021.

Kegiatan penilaian mutu dan manajerial sekolah/madrasah yang dilaksanakan dalam periode 5 (lima) tahunan tersebut, terpaksa dilaksanakan secara virtual (online/daring) mengingat masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan penilaian tersebut melibatkan 2 (dua) Asesor BAN-SM, yakni H. Abdul Wahid Mushofa, M.Pd dan Agus Hamdan Satiagraha, M.Pd., serta jajaran tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan MA Al-Ahliyah yang dipimpin oleh Kepala Madrsah, Nur Firdaos, S.Pd.I.

Selama 2 (dua) hari, Tim Asesor melakukan penilaian meliputi mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, dan manajemen sekolah/madrasah. Kegiatan akreditasi tersebut diawali dengan observasi lapangan melalui sambungan video conference dengan menampilkan kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki MA Al-Ahliyah.

Baca Juga: Gandeng Balai Latihan Kerja untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan, MA Al-Ahliyah Gelar Program Pelatihan Keterampilan

Tim asesor kemudian melakukan wawancara terhadap sejumlah pihak, diantaranya Kepala Madrasah, Ketua Komite Madrasah, Ketua Yayasan, Kepala Tata Usaha, Kepala Laboratorium, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Guru Bimbingan Konseling (BK), Guru Bidang Studi, serta perwakilan orang tua dan siswa.

"Generasi X dan Y (guru) dihadapkan pada situasi Generasi Z (siswa), hal ini menuntut generasi X dan Y beradaptasi dan menyesuaikan diri untuk melek teknologi, agar bisa berinovasi dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu bagi lulusan MAS Al-Ahliyah yang memiliki pondasi utama karakter spiritual, sosial, juga intelektual yang baik dari masa ke masa," ungkap Agus Hamdan Satiagraha, M.Pd., dalam sesi penutupan kegiatan akreditasi.


"Catat apa yang dikerjakan, kerjakan apa yang di catat, kontrol dan evaluasi demi progress harapan dan mimpi para sesepuh dan pendiri yayasan sampai pada tujuannya. Semoga MA Al-Ahliyah dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dari waktu ke waktu," kata Abdul Wahid Mushofa, M.Pd menambahkan.

Sementara itu, Kepala MA Al-Ahliyah, Nur Firdaos, S.Pd.I menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh jajarannya, terutama tim yang telah mempersiapkan seluruh kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dalam kegiatan akreditasi tersebut.

Baca Juga: Peserta Pelatihan BLKK Al-Ahliyah Ikut Uji Kompetensi

"Bukan hanya mencari nilai yang baik atau mempertahankan predikat A semata. Dari proses akreditasi ini juga kita banyak belajar untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang masih ada, agar layanan pendidikan secara mutu dan manajerial di MA Al-Ahliyah semakin baik," kata Nur Firdaos.

PPDB Al-Ahliyah Gelombang II Mulai Dibuka, Kuota Terbatas!!!

Gelombang II Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah (YAPISA) Tahun Pelajaran 2021/2022 mulai dibuka secara umum pada 7 Mei 2021, setelah sebelumnya pelaksanaan PPDB Gelombang I telah menuntaskan proses daftar ulang hingga 5 Mei 2021 lalu.

Ketua Panitia PPDB Al-Ahliyah, Cepi Sungkawa, S.Sos.I., S.Pd.I., menyampaikan, pata tahun pelajaran 2021/2022 proses PPDB untuk tingkat MTs dan MA Al-Ahliyah terbagi menjadi dua gelombang. Tersedia kuota sebanyak 320 peserta didik baru yang akan terbagi dalam 10 kelas untuk tingkat MTs, dan 108 peserta didik baru untuk 3 kelas tingkat MA.

"Sama seperti gelombang I kemarin, kami buka secara daring atau online pendafatarannya. Sehingga pada gelombang II ini masyarakat juga tidak perlu repot datang ke sekolah. Namun untuk gelombang II ini kami juga fasilitasi pendaftaran secara offline atau manual di sekolah, mulai tanggal 24 Mei 2021 mendatang, hanya 1 minggu hingga tanggal 31 Mei 2021," katanya.

Dijelaskan, ada perbedaan antara PPDB gelombang I dan II, yakni pada gelombang II peserta didik baru yang akan diterima jumlahnya sangat terbatas. “Pada gelombang II ini, jumlah siswa yang akan diterima terbatas hanya untuk mengisi sisa kuota peserta didik baru yang tersisa. Sehingga perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, baik dalam waktu pendaftaran maupun proses seleksi,” katanya.

Cepi Sungkawa menyampaikan, masyarakat yang akan mendaftarkan putra-putrinya atau calon peserta didik secara pribadi yang ingin mendaftar cukup mengakses website yapisa-alahliyah.info dan memilih menu pendaftaran. Kemudian nanti akan diarahkan pada pilihan menu jenjang pendidikan yang akan dituju, yaitu MTs atau MA.

Baca Juga : Sejarah Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah

Selain itu, untuk informasi seputar PPDB, alur dan jadwal, serta persayaratan yang dibutuhkan juga dapat di lihat pada menu pendafataran tersebut. "Setelah memilih jenjang pendidikan, nantinya pendaftar diarahkan untuk mengisi formulir elektronik dan melampirkan atau upload dokumen persyaratan dalam bentuk PDF atau foto, dengan ukuran maksimal 10 MB per dokumen” katanya.

“Sebelumnya harus dipersiapkan terlebih dahulu dokumen berupa Kartu NISN atau Surat Keterangan NISN dari sekolah, Ijazah atau Rapor Semester Terakhir, Kartu Keluarga (KK), serta Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir (dari desa). Khusus yang memiliki KK luar karawang, wajib menyertakan surat domisili dari desa," tambah Cepi.

Dikatakan, panitia akan melakukan verifikasi dan validasi berkas pendaftaran secara online. Jika seluruh dokumen dinyatakan lengkap, maka calon peserta didik akan mendapatkan kartu peserta tes seleksi melalui alamat email yang telah didaftarkan. Sementara jika ada kesalahan atau kekurangan dokumen, maka panitia akan menghubungi melalui email atau nomor kontak yang telah didaftarkan.

"Sehingga masyarakat tidak perlu repot datang ke sekolah, cukup menunggu informasi lebih lanjut dari panitia atau secara aktif mencari informasi melalui nomor WA yang telah tersedia. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, kita sama-sama menjaga untuk tidak membuat kerumunan. Pastikan alamat email aktif digunakan, sehingga informasi yang kami berikan bisa tersampaikan," katanya.

"Masyarakat dan calon peserta didik diharapkan bisa memanfaatkan waktu pendaftaran gelombang II yang dibuka selama kurang lebih hampir tiga minggu, tanggal 7-31 Mei 2021. Karena jika proses pendaftaran sudah ditutup, kami tidak bisa lagi melayani calon peserta didik yang ingin menempuh pendidikan di Al-Ahliyah," pungkas Cepi.

Daftar Sekarang, Klik Di Sini

Gandeng Balai Latihan Kerja untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan, MA Al-Ahliyah Gelar Program Pelatihan Keterampilan


Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah laksanakan program pelatihan keterampilan bagi siswa kelas XII yang akan menuntaskan pendidikan di lembaga tersebut. Bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Al-Ahliyah, para siswa di latih penguasaan keterampilan dalam bidang Administrasi Perkantoran , Sinematografi dan Fotografi.

Kepala MA Al-Ahliyah, Nur Firdaos, S.Pd.I mengatakan, pelatihan keterampilan bagi siswa kelas XII merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh lembaganya setiap tahun. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan dan mutu pendidikan.

"Beberapa tahun terakhir kami bekerja sama dengan BLK Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang. Baru pada tahun ini kami menjalin kerjasama dengan BLKK Al-Ahliyah dalam program tahunan tersebut, mengingat saat ini Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah juga memiliki BLK yang sudah mulai aktif beroperasi mulai akhir tahun 2020 lalu," katanya.

Dikatakan, dalam pelaksanaan program pelatihan keterampilan ini, pihaknya bersama para instruktur BLKK Al-Ahliyah tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Karenanya, pelatihan dibagi menjadi beberapa kelompok dan sesi.

Baca Juga: MA Al-Ahliyah Laksanakan UMBK secara Daring

"Pelatihan keterampilan ini diikuti khusus siswa kelas XII, sejak tanggal 8 April 2021 lalu dan selesai pada tanggal 12 April 2021 mendatang. Diharapkan para siswa bisa mengikutinya dengan baik dan mendapat ilmu yang bermanfaat sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi," kata Nur Firdaos.

Kepala BLKK Al-Ahliyah, Cepi Sungkawa, S.Sos.I., S.Pd.I., mengatakan, pada tahun ini pihaknya hanya menyediakan tiga jurusan pelatihan. Salah satunya Sinematografi yang merupakan program unggulan di lembaganya. "Semoga para siswa kelas XII ini dapat mengambil manfaat dari pelatihan saat ini, untuk menjadi bekal keterampilan diri menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan selanjutnya," katanya.

Baca Juga: Peserta Pelatihan BLKK Al-Ahliyah Ikut Uji Kompetensi